Mungkin sedikit unik terdengar alat masak
bertenaga surya, banyak alat masak yang menggunakan listrik apalagi di zaman
modern ini berbagai alat masak canggih bisa kita dapat di mall-mall tapi
sempatkah anda berpikir tentang keramah lingkungan sekitar kita. Saat ini
listrik masih mengggunakan bahan baku batu bara, bagaimana jika batu bara
tersebut habis karena sekian milyar jiwa di dunia ini mengunakan listrik
sebagai bahan dasar unutk memudahkan kita menjalankan kehidupan. Nah, disini
saya akan memberikan sebuah informasi yang cukup mmenarik yaitu alat masak yang
ramah lingkungna alias memanfaatkan tenaga surya sebagai energi untuk
penggunaannya. Dikutip dari beberapa situs, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), khususnya
Fakultas Teknik (FT), dengan sebuah terobosan baru yakni alat masak tenaga
surya atau disebut Solar Cooking.
Alat tersebut diharapkan
menjadi alternatif bagi masyarakat, terlebih dalam menghadapi potensi harga
Bahan Bakar Minyak (BBM) yang naik.
Ini merupakan sebuah agenda dengan tujuan sebagai bantuan, yang diperuntukkan bagi masyarakat guna mengantisipasi kenaikan harga BBM yang berpotensi naik. Alat ini mengandalkan tenaga surya. Pada prinsifnya diciptakannya melihat krisis energi yang tinggi tidak hanya di Indonesia dan dunia.
Ini merupakan sebuah agenda dengan tujuan sebagai bantuan, yang diperuntukkan bagi masyarakat guna mengantisipasi kenaikan harga BBM yang berpotensi naik. Alat ini mengandalkan tenaga surya. Pada prinsifnya diciptakannya melihat krisis energi yang tinggi tidak hanya di Indonesia dan dunia.
Sasaran Project ini adalah daerah-daerah
pesisir yang mayoritas penduduknya nelayan, petani dan pembajaktambak. alat ini
dibuat bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat tersebut. Kenapa diperkenalkan di area Pesisir ? Ini karena suhu
dan udara sangat mendukung, untuk mengoperasikan alat tersebut. Sosialisasi
alat masak alternatif ini sudah yang kedua kalinya. Jika pertama tanggal 16
April 2012 lalu, masih dalam tahapan memberikan penjelasan terhadap masyarakat
mengenai fungsi alat itu tanggal 10 Mei 2012 dipraktekan langsung dihadapan
masyarakat.
Bahan
Baku Kompor Tenga Surya
1. Karton tebal,
ukuran 0,9 x 1,2 meter.
2. Alumunium foil, ukuran 0,3 x 3 meter.
3. Lem.
4. Gunting atau cutter.
5. Pensil dan penggaris
2. Alumunium foil, ukuran 0,3 x 3 meter.
3. Lem.
4. Gunting atau cutter.
5. Pensil dan penggaris
Prinsip Kerja
Beberapa prinsip dasar
kompor surya adalah sebagai berikut:
1.
Pemusatan cahaya Matahari. Beberapa perangkat,
biasanya berupa cermin atau sejenis bahan metal/logam yang memantulkan cahaya,
digunakan untuk memusatkan cahaya dan panas Matahari ke arah area memasak yang
kecil, membuat energi lebih terkonsentrasi ke satu titik dan menghasilkan panas
yang cukup untuk memasak.
2.
Mengubah cahaya menjadi panas. Bagian dalam
kompor surya dan panci, dari bahan apapun asal yang berwarna hitam, dapat
meningkatkan efektivitas pengubahan cahaya menjadi panas. Panci berwarna hitam
dapat menyerap hampir semua cahaya Matahari dan mengubahnya menjadi panas,
secara mendasar meningkatkan efektivitas kerja kompor surya. Semakin baik
kemampuan panci menghantarkan panas, semakin cepat kompor dan oven
bekerja.
3.
Memerangkap panas. Upaya mengisolasi udara di
dalam kompor dari udara di luarnya akan menjadi penting. Penggunaan bahan yang
keras dan bening seperti kantong plastik atau
tutup panci berbahan kaca memungkinkan cahaya untuk masuk ke dalam panci.
Setelah cahaya terserap dan berubah jadi panas, kantong plastik atau tutup
berbahan gelas akan memerangkap panas di dalamnya seperti efek rumah kaca.
Hal ini memungkinkan kompor untuk mencapai temperatur yang sama ketika hari
dingin dan berangin seperti halnya ketika hari cerah dan panas.
Keuntungan
Kompor Tenaga Surya
1.
Hemat Energi
2.
Dengan mengguanakn kompor tenaga surya memasak apa saja bisa
3.
Lebih sehat, (WHO) melaporkan bahwa
memasak dengan kayubakar setara dengan merokok dua bungkus rokok dalam sehari.
Menghirup asap dari kayubakar dapat mengakibatkan penyakit saluran pernapasan
dan kematian. Salah satu solusi yang dianjurkan untuk masalah ini adalah
pemasakan dengan tenaga Matahari, yang sama sekali tidak menghasilkan asap.
Sistem ini hanya menggunakan tenaga Matahari yang cuma-cuma dan berlimpah.
Nah bagaimana sangat efektif bukan menggunakan
kompor tenaga surya ini. Marilah kita menjaga lingkungan kit adan kesehatan
kita dengan cara menggunakan kompor tenaga surya.
Sumber :
Harper, G.D.J., 2007, Solar Energy Project for
the Evil Genius, New York, The McGraw-Hil.
Solar Cooker; How to Make, Use and Enjoy 10th Edition, California, Solar Cooker International.
Kamase(Keluarga Mahasiswa Sentra Energi)
Solar Cooker; How to Make, Use and Enjoy 10th Edition, California, Solar Cooker International.
Kamase(Keluarga Mahasiswa Sentra Energi)
No comments:
Post a Comment